MENTERI SOSIAL APRESIASI SDM PKH DALAM ACARA WORKSHOP DI BALI

 

BALI, Jumat 15 November 2019 – Acara Workshop Peningkatan Kapasitas SDM PKH Pendamping Sosial PKH (Terwujudnya Indonesia Maju Melalui SDM PKH Kesos yang Kompeten, Berintegritas dan Profesional) yang di selenggarakan oleh Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta yang bertempat di Ballroom 100 Sunset Hotel & Boutique di Badung Bali.

Dalam acara ini hadir Menteri Sosial Bapak Juliari Peter Batubara beliau bangga bisa bertatap muka langsung dengan para pahlawan kesejahteraan sosial, para SDM PKH sebagai ujung tombak dari Kementerian Sosial. Pendamping PKH harus bahagia dan memiliki passion dalam bekerja dengan penuh cinta. Karena saya yakin yang hadir saat ini penuh dengan cinta dan passion.

Beliau mengatakan datang dalam acara ini untuk bertemu dengan teman-teman semua SDM PKH yang datang dari beberapa penjuru, saya langsung melihat sendiri betapa sulitnya pekerjaan teman-teman pendamping PKH, ungkap Bapak Menteri Sosial

Ungkap beliau bahwa pengentasan kemiskinan melalui PKH harus betul-betul sampai Indonesia lepas dari kemiskinan. Selama saya jadi Menteri Sosial anggaran bansos harus turun semakin kecil artinya kemiskinan sudah berkurang, tapi akan semakin besar untuk anggaran pemberdayaan. Kepada SDM PKH dari 6 provinsi yang hadir, saya bangga dan bahagia bisa bertemu dengan kalian semua, karena tanpa kalian semua program tidak bisa berjalan.

Darwin salah satu Pendamping PKH Alor NTT bercerita pengalaman menyulitkan dan selalu terkenang kepada Menteri Sosial  “Saya pernah mau di panah oleh masyarakat pada saat pertemuan awal calon peserta PKH, pada saat itu calon peserta PKH masih sedikit, sebagian masyarakat yang belum dapat bantuan mereka tidak terima dan diberi penjelasan oleh toko adat setempat mengenai bantuan PKH bahwa mereka adalah pendamping PKH bukan petugas pendataan untuk penerima bantuan PKH, saat itu berlindung di rumah toko adat dan bermalam disana, baru bisa pulang pada hari besok”. Harapan Darwin setelah bekerja sebagai Pendamping PKH selama 12 Tahun, ada dana pensiun bagi kami para SDM PKH, ujarnya.

 

 

 Penulis : Sri Haryanti, M.Si (SPV Kab. Sleman)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *