ANAK DARI KPM PKH KABUPATEN BANTUL “SANG PENGIBAR BENDERA PUSAKA PADA UPACARA HUT KE 74 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DI ISTANA NEGARA”

 

 

Nama : Muhammad Ma’ruf
Tempat/Tanggal Lahir : Bantul, 8 April 2002
Anak : Pertama dari 2 (dua) bersaudara
Sekolah : SMK Negeri 1 Sanden
Alamat : Juron Krandon Rt Pendowo Harjo
Hoby : Olahraga Lari dan Berenang
Cita – Cita : TNI AL
Ekstrakulikuler : Anggota Osis
  Olahraga Dayung

Profil diatas adalah seorang siswa SMK Negeri 1 Sanden bernama Muhammad Ma’ruf yang terpilih menjadi Petugas Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia  di Istana Negara.

Muhammad Ma’ruf adalah anak pertama dari pasangan Bapak Samsul Hadi dan Ibu Sumiyasih yang merupakan salah satu KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta.  

Dengan segala keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarga tidak  membuat Ma’ruf menjadi minder, namun semakin membuatnya lebih percaya diri, semangat dan harapan yang menggelora hingga mampu membawa dan mengharumkan namanya dengan terpilihnya beliau menjadi pasukan putih dalam rangka pengibaran Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Sabtu 17 Agustus 2019.

Tentunya tidak dengan mudah mendapatkan posisi ini, namun melalui berbagai proses yang panjang, semangat, kerja keras, serta keuletannya mampu melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat sehingga dirinya terpilih mulai dari Seleksi Tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional hingga pada akhirnya menuju Istana Negara sebagai Petugas Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih.

        Ibu Sumiyasih yang sehari – hari berjualan bakso, sementara suaminya yang berprofesi sebagai supir tidak pernah menyangka bahwa dirinya pun akan diundang ke Istana Negara Jakarta untuk melihat sang anak tercinta bertugas mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi kebanggaan bagi dirinya sebagai orang tua dari Muhammad Ma’ruf.

        Sumiyasih menuturkan bahwa anaknya merupakan seorang anak yang baik, berbakti, rajin membantu, patuh dan sayang pada orang tua. Sering  membantu pekerjaan dirinya berjualan Bakso  di Rumah sewaktu libur sekolah.

Tidak hanya itu saja, Muhammad Ma’ruf  memiliki kepribadian periang, komunikatif dan mudah bergaul dengan siapa saja.

Hal yang paling penting yang ada di dalam jiwa seorang Muhammad Ma’rif, yaitu memiliki semangat untuk mewujujudkan cita-citanya sebagai TNI AL. Semenjak masih duduk di SMP Ma’ruf rajin berolahraga baik lari maupun renang, sehingga dengan minat dan bakatnya orang tua mendukung sekolah pilihannya dengan mendaftar ke Sekolah SMK Negeri 1 Sanden. Orang tua memiliki harapan besar terhadap Muhammad Ma’rif untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa, serta tercapai cita-cita nya.

       Semoga kisah sang pengibar bendera pusaka, anak dari KPM PKH kami ini bisa menjadi inspiratif bagi kita semua untuk selalu menjadi putra terbaik dan kebanggan Kabupaten  Bantul.

sumber poto : Youtube Sekretariat Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *