PKH KECAMATAN NANGGULAN IKUT BERDONASI BAYI ANITA

Bayi Anita merupakan salah satu cucu KPM PKH. Berawal dari beberapa informasi dari KPM mengenai bayi Anita maka pendamping PKH mengkonfirmasi adanya berita yang beredar dan ternyata benar. Kami juga ikut membantu bila ada yang mau berdonasi. Dan ternyata banyak para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan pendamping dengan rela seikhlasnya ikut membantu.

Informasi dari panitia pengurus desa, Bayi Anita (lahir 19-10-2018 di RSUD NAS) adalah anak pertama dari Zunisari dan Saimin beralamat di Nanggulan, Kulon Progo, DIY dengan kondisi:

– BBLR sebesar 2.295 gr

– Diagnosis:  Sianosis dan Down Syndrome.

– Dari RSUD NAS kemudian dirujuk ke RSUD Wates (rawat inap 35 hari) kemudian dirujuk ke RS Sardjito (rawat inap 25 hari)

– Per 19 Desember 2018 diizinkan rawat jalan dan diminta utk kontrol ke RS Sardjito 3 bulan kemudian (1 Maret 2019) utk menentukan tindakan medis lanjutan.

– Perawatan di rumah memerlukan bantuan pernafasan 24 jam (dengan tabung O2). Kebutuhan tabung O2 sebanyak 8 tabung, dengan harga sebesar Rp 40.000,- /tabung. Dana yang dibutuhkan sejumlah Rp 320.000,-/hari.

– Kondisi terakhir, hasil pemeriksaan pada hari Jumat 21 Des 2018 di RSUD Wates, berat badan bayi Anita adalah 3.800 gr, dan dijadwalkan kontrol rutin setiap bulan di RSUD Wates.

Mata pencaharian sehari-hari Pak Saimin sebagai tukang kayu yang menerima pesanan dan serabutan dengan pemghasilan rata–rata sebesar Rp 600.000,-/ bulan. Bersyukurnya KK ini sudah masuk Data JKN PBI (Jaminan Kesehatan Nasional Penerima Bantuan Iuran) sehingga bayi Anita terbebas dari tagihan biaya selama perawatan di rumah sakit. Namun bayi Anita harus menggunakan selang oksigen untuk kehidupannya sehari-hari dan tidak tercover oleh JKN PBI.

Donasi terus dilakukan, pada tahap I PKH Kecamatan Nanggulan berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 3.500.000,00 dan langsung menyalurkan ke Ibunda Anita pada tanggal 28 Desember 2018. Donasi tetap dibuka, dan pada awal tahun 2019 sudah terkumpul 10 jutaan. Namun  pada usia 3 bulan, bayi penderita Down Syndrome dan kebocoran jantung Nanggulan meninggal dunia di hari Jum’at 11-01-2019. Ibu Sri Sugiyati mengatakan “dengan adanya berita tersebut, uang yang terkumpul di tahap II ini lebih banyak, kami mau menanyakan ke KPM dulu nantinya donasi ini diarahkan kemana”.

Sri Sugiyati dan Nur Kuni Fauziah Pendamping PKH Kecamatan Nanggulan menyalurkan bantuan tahap I kepada Ibunda dan Nenek Anita.

Setelah sebulan mengadakan Pertemuan Kelompok, para Keluarga Penerima Manfaat sebagai donasi bersepakat uang donasi tahap ke II tetap disalurkan kepada keluarga bayi Anita karena mereka dari awal berniat untuk donasi dan melihat kondisi rumah keluarga masih kurang layak. Akhirnya pada tanggal 27 Februari 2019  Donasi bantuan tahap II sebesar Rp 10.282.500,00 diserahkan oleh Puspita Handayani (Koordinator Kecamatan PKH Kabupaten Nanggulan) dan Monica Pramudyasari(Pendamping PKH Kecamatan Nanggulan) kepada Ibu dan Nenek Anita di rumah yang bersangkutan. “Terimakasih atas bantuan, dukungan, dorongan dan doa yang telah diberikan selama ini.” kata Ibu Zunisari

Supervisor PKH Kulon Progo

Sari Khasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *