PKH Kota Yogyakarta Selenggarakan Sosialisasi Sertifikasi Pekerja Sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial

Yogyakarta, 4 Februari 2019 – Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Kota Yogyakarta dan Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) serta Asesor LSPS selenggarakan sosialisasi tentang persiapan sertifikasi bagi Pekerja Sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS).

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Kota PKH Kota Yogyakarta Titiek Kuswandari. Menurut Titiek diadakannya kegiatan ini untuk menyatukan pemahaman mengenai sertifikasi pekerja sosial dan TKS yang wajib diikuti oleh seluruh pendamping PKH.

Selanjutnya Titiek memaparkan bahwa pendamping PKH Kota Yogyakarta perlu meningkatkan kualitas dan kompetensinya sehingga dalam pelayanan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dapat lebih optimal.

Kegiatan ini dilakukan di Ruang Parikesit Dinas Sosial Kota Yogyakarta dengan diikuti oleh seluruh SDM PKH Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh perwakilan dari IPSPI dan Asesor LSPS.

Sertifikasi yang diikuti oleh SDM PKH merupakan hal yang wajib untuk diikuti. Melalui sertifikasi, maka SDM PKH dapat memiliki pengakuan kualifikasi dan kompetensi sebagai Peksos ataupun TKS serta menghindari dari kegiatan malpraktik.

Widayati mewakili IPSPI sekaligus Asesor LSPS mengatakan bahwa IPSPI memiliki fungsi untuk mewadahi pekerja sosial dan TKS di seluruh Indonesia.

“Untuk mengikuti sertifikasi sebagai pekerja sosial dan TKS, pendamping PKH harus menjadi anggota IPSPI terlebih dahulu dengan mendaftar melalui DPD IPSPI di masing-masing wilayah” ujar Wida.

Sertifikasi sebagai pekerja sosial profesional memiliki persyaratan pendidikan S1/D4 Pekerja Sosial/Kesejahteraan Sosial, praktik pekerja sosial minimal 1.344 jam dan mendapatkan rekomendasi organisasi profesi IPSPI.

Sedangkan sertifikasi sebagai tenaga kesejahteraan sosial memiliki persyaratan pendidikan S1/D4 umum (non peksos/kesos), memiliki pengalaman pelatihan bidang kesos 120 jam/ pengalaman praktik 2 tahun dan mendapatkan rekomendasi organisasi profesi IPSPI.

Pekerja Sosial Supervisor PKH Kota Yogyakarta Laila Ramadhani N.A mengungkapkan bahwa mengikuti sertifikasi peksos dan TKS bukan persoalan nanti akan mendapatkan tambahan tunjangan atau tidak, tetapi dengan mengikuti sertifikasi maka SDM PKH akan lebih diakui profesionalitasnya.

SDM PKH memiliki tugas yang komprehensif dalam melakukan perubahan perilaku dan perubahan pemikiran KPM untuk capai kemandirian.

Tugas tersebut diantaranya memberikan pendampingan, penanganan kasus dan pengaduan, pelaksanaan Family Development Session (FDS), memaksimalkan pemberdayaan, mendukung KPM PKH untuk graduasi sejahtera mandiri serta bisnis proses PKH lainnya.

 

SPV PKH Kota Yogyakarta

Laila Ramadhani Nurul Amanah, Sp.P.S.A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *