KPM PKH MAKMUR BERKAT JUAL SAYUR

Sewon, Ibu Wajidah (45 tahun) beralamat di Ngasem RT. 01 Timbulharjo Sewon Bantul D.I. Yogyakarta. Ia merupakan  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun masuk 2016. Rasa syukur yang dialami oleh Ibu Wajidah karena merasa keluarganga sudah sejahtera dan dapat berhasil keluar (graduasi mandiri) dari kemiskinan selama ini. Sehingga dengan suka rela bu Wajid mengundurkan diri dari keikutsertaannya menjadi peserta PKH karena merasa sudah tidak layak mendapatkan bantuan pada hari Jum’at, 25 Januari 2019.

 

Awal tahun 2019 Ibu Wajidah mengukir sejarah baru melalui  melalui wasilah berjualan sayur segar dan membuka warung setiap hari di depan rumahnya dengan di bantu suami bernama Harsono yang seriap pagi berjualan di salah satu Pasar tradisional di Bantul. Selain berjualan sayur ia memanfaatkan waktu siang untuk mengisi kegiatannya dengan buruh jahid di salah satu Modiste di Kota Yogyakarta.

 

Sebelum mendapatkan bantuan PKH kondisi keluarga saat melakauakan aktifitas kesehariannya untuk mencari nafkah dan antar jemput anak-anaknya menggunakan dua buah sepeda motor. Setelah masuk PKH tahun 2016 dia mendapatkan bantuan, uang bantuan itu ia kelola dengan cara  sebagian bantuan PKH selain untuk biaya sekolah dan kebutuhan anak, sebagian diputar uangnya untuk tambahan modal dagang sayur segar dan lauk. Hari demi hari telah dilewati disibukkan dengan usahanya yang semakin berkembang begitu juga dengan penghasilannya, hal ini dulu tidak terbayangkan  olehnya untuk bermimpi mempunyai dua buah mobil. Alhamdulillah, Allah memberi kami rizki berupa mobil katana pada tahun akhir tahun 2017 dan kemudian tahun 2018 menambah mobil senia sehingga saat ini sudah memiliki dua buah mobil. Kenang Ibu Wajidah

 

Kesadaran Ibu Wajidah  untuk graduasi mandiri mulai timbul saat kegiatan P2K2 atau FDS kelompok PKH oleh Pendamping PKH Sewon, yakni Fenni yang menceritakan tentang beberapa peserta yang menyatakan mundur dari anggota PKH secara sukarela. Semoga langkanya bisa di ikuti oleh KPM lainnya yang sudah sejahtera dan bermental kaya. Selain itu ucapan terimakasih kepada Bapak Presiden dan pemerintah khususnya kementrian Sosial RI yang telah menjadi memberikan bantuan dan memfasilitasi kami agar keluar dari garis rawan atau pun garis kemiskinan. Tambahnya

(Penulis, Fenni Nursulistyarini, S.Si pendamping PKH kec. Sewon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *