P2K2 KPM PKH DI HOTEL

Mlati, rabu (5/12/2018) telah diadakan P2K2 atau FDS bagi keluarga penerima manfaat  PKH. Acara ini diadakan di Hotel Tembok Batu Residence, Sinduadi, Mlati, Sleman. Hadir di acara ini adalah supervisor, pendamping, dan 35 orang KPM PKH Sinduadi. Menurut Mardani (Pendamping PKH Mlati), Pelaksanaan P2K2 terasa spesial karena dilaksanakan di hotel, tanpa mengeluarkan dana penyewaan sama sekali. Hal ini karena pihak hotel merasa perlu membantu KPM PKH, begitu menurut Ani yang merupakan ketua kelompok KPM PKH Sinduadi.

Bertempat di ruang Vanda lantai III itu, KPM mendapatkan materi dari pendamping dan supervisor dengan materi tentang memahami perilaku anak. Terdapat dua macam perilaku anak yang perlu ditekankan kepada KPM, yakni perilaku buruk dan perilaku baik. Dalam hal ini, KPM harus mampu mengurangi perilaku buruk yang ada anak, sekaligus terus memotivasi anak dalam meningkatkan perilaku baik.

Pada dasarnya, KPM sudah mengerti bahwa anak-anak mereka memiliki perilaku yang baik dan buruk, akan tetapi selama ini mereka anggap biasa-biasa saja. Rata-rata KPM masih enggan atau bahkan tidak tahu, bagaimana memberikan apresiasi kepada anak ketika berperilaku baik. Begitu sebaliknya ketika terdapat perilaku buruk, tidak jarang diantara mereka langsung meluapkan dengan cara memarahi anak.

Ani berpendapat bahwa materi  ini sangat penting bagi KPM karena meningkatkan pengetahuan KPM. Mereka menjadi tahu bagaimana memberikan apresiasi kepada perilaku baik anak, dan juga mengetahui cara mencegah perilaku buruk pada anak.  KPM mengerti tentang langkah memuji dan memberikan penghargaan saat anak melakukan hal-hal yang baik. KPM juga mengerti tentang bahaya kekerasan fisik, jika dilakukan kepada anak, serta antisipasi pengurangan perilaku buruk pada anak.

Ani berharap acara seperti ini bisa dilakukan terus menerus dan berulang-ulang. Hal ini karena banyak dari KPM yang terkadang suka lupa terhadap permasalahan yang mereka hadapi atau kadang lupa terhadap materi yang sudah diberikan. Menurut Mardani, mengulang kegiatan pada KPM sangat penting, karena internalisasi nilai-nilai pengasuhan akan terjadi jika orang tua memahami ilmunya.

 

 

Penulis : Sri Haryanti (Supervisor Kab. Sleman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *